#BahagiadiRumah

By Arda Sitepu - Sunday, May 29, 2016



HOUSE & HOME
 
Dear All…

Masih ingat enggak dengan lagu dari Alm.Om Meggy Z yang berjudul “Gubuk Bambu”?

Di dalam gubuk bambu
Tempat tinggalku
Di sini kurenungi nasib diriku
Di dalam gubuk bambu
Suka dukaku
Di sini kudendangkan sejuta rasa…

Kalau dengerin lagu ini, pasti tangan, kepala sampai kaki ikut bergoyang. Lantunan lagunya menghanyutkan banget. Di tambah kata-katanya yang meresap sampai ke hati bisa-bisa melambungkan kita ke dunia halayan untuk bisa punya rumah gedongan alias mewah. Siapa juga yang mau punya gubuk ya??? Hehehe…
Bicara soal rumah, sebenarnya pendapat orang bisa berbeda-beda. Apalagi kalau dilontarkan pertanyaan apakah kita bahagia di rumah atau enggak? Jawabannya pun pasti berbeda. Dalam bahasa Inggris, ada 2 (dua) istilah yang terkait dengan rumah:
      1.      House
Bangunan rumah yang menggambarkan bentuk fisik, luas rumah, jumlah ruangan, fasilitas yang ada di dalam rumah, gaya atau model rumah dan hal-hal lain yang terkait dengan bangunan rumah.
      2.      Home
Menjelaskan mengenai suasana di dalam rumah. Berbicara tentang aspek psikologis di dalam rumah, apakah bahagia atau tidak, memiliki kehangatan atau tidak, menimbulkan rasa aman dan nyaman atau malah menimbulkan ketakutan atau kegelisahan.         

                                                              A. HOUSE

 


Jauh sebelum berumah tangga, impian terbesarku adalah ingin memiliki rumah yang cukup luas. Rumah tersebut berisi 5 kamar tidur, 3 kamar mandi, 2 ruang tamu, dapur yang cukup luas disertai dengan halaman penuh tanaman dan kalau boleh ada kolam renangnya. Mimpi kali ye… 

Alhasil, setelah berumah tangga cuma bisa tinggal di rumah dinas layak kotak sabun tak berbentuk. Nah, pertanyaannya apakah saya tidak bahagia dalam kotak sabun tersebut?
Tentunya, cita-cita dulu jauh dari kenyataan, namun yang selalu menguatkan adalah setiap manusia harus bersyukur dengan berbagai kondisi yang diberikan oleh Sang Pencipta. Dan yang paling penting bahwa tidak semua manusia saat ini dapat memiliki rumah atau tempat berteduh di kala hujan, tempat untuk berbaring di kala lelah dan tempat menuangkan segala ekspresi kepada keluarga.
Kotak sabun yang kami tempati saat ini berada di antara pematang sawah yang tentunya dihinggapi kerbau setiap hari. Kawanan kerbau yang berlalu-lalang menjadi pemandangan indah setiap harinya. Rumah sederhana ini terdiri dari teras, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu, 1 ruang keluarga dan dapur, semuanya serba minimalis. Kalau developer bilang rumah Tipe 36, di atasnya RS9-lah (Rumah Sangat Sederhana Sekali Sehingga Selonjor Saja Sangat Susah Sekali).
Berikut capture Kotak Sabun Penuh Kebahagiaan yang saat ini kami tempati :
 

      1.      Teras Rumah Minimalis
Lihat terasku penuh dengan bunga,
Ada yang merah dan ada yang putih,
Setiap hari ku siram selalu
Mawar melati semuanya indah…
Teras rumah adalah salah satu tempat yang paling menyenangkan bagi buah hatiku Kinata. Karena di sini, dia dengan mudahnya bisa memetik semua tanaman tanpa ada larangan dari petugas taman hehehe…
Dengan lahan yang tidak terlalu luas, teras ini dibuat menjadi sangat nyaman dengan ditambah kursi kayu hasil prakarya Papanya Kinata. Di kursi kayu ini bisa duduk-duduk cantik menjelang sore hari ditambah seduhan kopi instan, rasanya maknyessss…

Tips menata teras rumah minimalis ala Mama Kinata:

 1.    Tanami beberapa jenis tumbuhan yang berwarna kemudian atur mengelilingi teras. Usahakan tidak menumpuk agar terlihat rapi dan gunakan pot dengan ukuran kecil ke sedang.
Note : Kalau punya baby yang super duper aktif cari tanaman yang aman, jadi kalau dipetik oleh si kecil masih aman untuk dikonsumsi!!!
 2.   Kalau punya kursi yang unik terbuat dari kayu/papan/bambu dapat di letakkan di samping kanan atau kiri teras.
Note : Asal jangan terbuat dari kardus selain susah duduknya, kena hujan langsung hancur hehehe…
 3. Cat tembok/bangunan disekitar teras dipilih yang berwarna cerah, agar teras terlihat lebih luas.
 

      2.      Kamar Tidur
Kamar tidur adalah salah satu tempat favorit saya, karena saat kelelahan bisa tidur sepuasnya tanpa diperhatikan banyak orang. Bayangkan aja, kalau tidur di gerbong kereta Bogor-Tanah Abang waktu jam kerja, bangun-bangun dipelototin banyak orang, belum lagi ditertawakan karena pose tidur sambil duduk yang agak labil.
Kamar tidur kami sangat minimalis, semua tertuang di dalam satu kotak yang berukuran 3m x 3m. Di dalamnya ada tempat tidur, lemari, poster buah-buahan di tambah dengan coretan spidol dari si kecil.
Namun, di sini kami bisa melepas lelah bersama, berdoa bersama, dan bercerita banyak hal. Salah satu tempat yang selalu kami dambakan menjelang malam tiba. Di tempat ini juga terjadi rekonsiliasi antara orang tua dengan anak serta suami dengan istri.
Tips menata kamar tidur minimalis ala Mama Kinata:
1.    Di dalam kamar tidur sebaiknya terdiri dari barang-barang yang dibutuhkan saja seperti tempat tidur dan lemari yang tidak berukuran besar.
2.    Kalau bisa cat kamar tidur juga cerah, secerah hati kita di malam hari saat akan melepas lelah.
3.   Manfaatkan tembok/dinding kamar dengan penggunaan rak yang ditempel di dinding, bisa jadi tempat make-up dan asesoris kecil.
4.       Gunakan cermin yang besar di kamar agar pantulan kamar menjadi cukup luas.
5.       Gunakan lemari yang bertingkat ke atas seperti container agar menghemat ruangan.
6.   Jangan terlalu banyak hiasan di kamar agar tidak terlalu ramai dan membuat ruangan menjadi sempit, apalagi meletakkan lukisan segede gaban bisa padat penduduk deh...
      3.      Kamar Mandi dan Dapur
 


Kamar mandi dan dapur bersebelahan. Kamar mandi yang minimalis pun cukup membuat kami bahagia ditambah dengan air yang jernih mengalir terus layaknya sungai Bengawan Solo...
Bicara soal dapur, suami dan anak tercinta suka sekali dengan spot rumah yang dinamakan dapur. Terlebih kalau sudah mendekati jam-jam makan pagi, siang dan malam hehehe…
Di dapur ini tercipta banyak rasa dan yang pastinya ada salah satu rasa kebahagiaan di dalamnya.
Dulu sebelum menikah, sama sekali enggak pernah masak-memasak, namun setelah berumah tangga rasanya memasak adalah kewajiban seluruh Ibu di dunia ini. Terlebih apabila suami dan anak menunggu hasil karya kita, walaupun rasanya masih campur sari tapi momen menunggu masakan dari saya itu adalah kebahagiaan yang tidak terkira. 

Tips menata dapur minimalis ala Mama Kinata:
1.   Atur semua bumbu di tempat/wadah agar dapat disusun, serta peralatan masak yang dapat di gantung, agar dapur terlihat efisien.
2.       Gunakan cat dinding warna putih atau cerah agar terlihat luas.
3.       Sesuaikan ukuran dan jumlah alat-alat masak dengan luas dapur.
4.       Gunakan barang-barang di dapur yang kecil atau minimalis.
5.     Gunakan rak piring yang bertingkat namun tidak besar agar dapur masih terlihat luas.

      4.      Ruang Tamu
Dari namanya saja pasti ruangan yang satu ini diperuntukkan kepada setiap tamu yang datang ke rumah. Mungkin beberapa orang akan merasa aneh ketika datang ke rumah saya, karena tidak akan pernah menemukan kursi atau sofa di ruang tamu yang berukuran 3m x 3m tersebut. Alasannya adalah karena saya hanya menggunakan tikar untuk menerima tamu.
Selain belum ada kesempatan beli kursi atau sofa alias tidak ada hepeng (uang), ruangan juga terlihat luas tanpa adanya kursi. Cukup menyediakan gulungan tikar di sudut ruangan. Di samping itu filosofi memakai tikar di ruang tamu sesuai dengan adat istiadat suku Karo. Di mana ketika kita bersama-sama duduk di tikar maka di dalamnya ada unsur kesetaraan tanpa memandang latar belakang dan golongan, aih bahasanya hehehe…
Di ruang tamu, kami juga menemukan kebahagiaan yang bersifat eksternal. Kenapa eksternal? Karena ketika ada orang yang bisa datang dan bersukacita mengunjungi rumah maka ada suasana baru yang menghampiri keluarga kami. Di samping itu, di ruangan ini terpajang beberapa foto pernikahan yang selalu mengingatkan akan sebuah ikatan dan pentingnya kehangatan di dalam keluarga.
 Tips menata ruang tamu minimalis ala Mama Kinata:
1.   Kalau enggak ada kursi/sofa atau punya yang besar maka sebaiknya ruang tamu menggunakan tikar untuk menjamu tamu.
2.      Usahakan tidak menggunakan furniture yang besar.
3.       Warna cat tembok/dinding yang cerah.
4.       Warna dan bentuk gorden jendela usahakan minimalis dan tidak terlalu ramai. 
 5.      Ruang Keluarga Merangkap Ruang TV

Salah satu kebahagiaan di rumah kami berasal dari keluarga atau ruang TV. Di sini, kami bisa menghabiskan waktu untuk menonton acara favorit (berita dan acara anak). Membaca buku, tabloid Nova dan tempat bermain bagi si kecil. 
 
Tips menata ruang keluarga minimalis ala Mama Kinata:
1.    Usahakan cat dinding di ruang keluarga berwarna lembut seperti baby blue, soft pink, cream, dll mendukung suasana dan mood keluarga.
2.  Ruang keluarga dapat ditambah dengan wallpaper dengan suasana hangat. Atau gambar tempel seperti bunga, pohon, dll.
3.  Buatlah ruang keluarga atau ruang TV menjadi fokus, seperti menggantungkan lukisan atau foto keluarga di atas TV. Selain itu, menambah lampu yang unik juga bisa di samping meja TV.
4.  Kembali lagi kalau ruangan masih terasa sempit, dapat menggunakan tikar atau karpet. Indah dan semakin mesra bersama keluarga kalau duduk di atas tikar apalagi di atas karpet terbang sampai deh ke India hihihi…  

Kalau sudah bahagia di House next bahagia di Home
 

                                                       B. HOME


 Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi istri yang takut akan Tuhan di puji-puji. (Amsal 31:30)
Belajar dari kalimat ini, saya selalu ingin memberikan yang terbaik bagi Sang Pencipta, suami dan anak.
Ada yang mengatakan:
-     Jika di rumah tanpa sentuhan Ibu maka rumah akan terasa hampa.
-     Jika di rumah tanpa senyuman Ibu maka kehangatan akan terasa kurang.
-     Jika di rumah tanpa nasehat Ibu maka kurang adanya keteraturan dari setiap hal.
Bicara soal suasana rumah, kehangatan dan kenyamanan sudah pastinya Ibu yang sangat berperan dalam hal ini. Di samping itu, kondisi kebahagiaan di rumah merupakan langkah awal bagi suami dan anak untuk mencetak prestasi besar di luar rumah. 

Berikut ini adalah kegiatan dan tips ala Mama Kinata dalam menciptakan kebahagiaan yang tidak terkira di rumah :

1.      Rumah sebagai tempat untuk memuliakan dan meninggikan Sang Pencipta.
  
Semua orang mengakui kalau apa yang kita miliki bersumber atau berasal dari Sang Pencipta. Rumah dan keluarga yang hadir saat ini tidak terlepas dari rancanganNya. Oleh karena itu, sudah selayaknya kita menjadikan rumah sebagai tempat untuk memuliakan Tuhan.
Setahun lalu, saya merasa sangat bersyukur kepada Tuhan, karena dianugerahkan seorang bayi sehat dan cantik. Kebahagiaan saya terasa lengkap karena berada di samping suami yang sangat perhatian dan anak yang begitu menggemaskan. Saya percaya ini semua merupakan rencana Sang Pencipta di dalam siklus hidup saya.
Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk mengajarkan serta mengajak keluarga untuk tidak pernah lupa memuliakan Sang Pencipta. Di rumah, kami selalu berdoa dan pastinya ketenangan jiwa, batin dan tubuh sangat terasa baik.
Hai Mom, berawal dari kita untuk mengingatkan keluarga untuk selalu mengingat Sang Pencipta. So, jangan ditunda-tunda ya, ajak suami dan anak untuk selalu beribadah dan taat kepada Tuhan pasti kebahagiaan selalu menyapa.  

2.      Rumah sebagai tempat pembelajaran banyak hal
Di rumah, tentunya kita bisa melakukan dan belajar banyak hal. Kegiatan-kegiatan yang sering dilakukan seperti;
- Belajar masak, dimulai dari searching menu di internet, tabloid nova khusus menu sedap, kemudian belanja ke pasar habis itu mulai deh beraksi di dapur. Ingat masalah rasa no.2 tapi di coba terus pasti lama-kelamaan jadi jago masak.
 

   
-         Make Up
Mom, walaupun kondisi tubuh tidak seperti anak perawan lagi tapi kudu belajar make up ya. Karena suatu saat dibutuhkan banget buat acara kondangan, dangdutan dan lain-lain. Belum lagi mesti tampil cantik, manis dan jelita di depan suami tercinta hehehe…
Caranya, beli jenis make up yang sederhana dan pastinya cocok dengan jenis kulit wajah. Kembali searching make up tutorial di internet, ikutin deh step-step nya. Jangan lupa diulang terus biar makin mahir.  

-          Kerajinan Tangan & Menjahit
Bagi Ibu Rumah Tangga seperti saya alias Full Timer di rumah, banyak hal yang dapat dilakukan seperti membuat kerajinan tangan dari kartu bekas. Kartu bekas yang digunting dan dibentuk alhasil terbentuk vas bunga dan guci dari kartu bekas.

Ini dia contohnya….
 


Selain itu, kalau masih ada waktu luang maka saya belajar menjahit. Banyak banget untungnya kalau kita bisa menjahit setidaknya dapat memperbaiki pakaian keluarga yang rusak. Kalau butuh baju baru tinggal buat pola dan langsung dijahit, soalnya ongkos jahit sekarang makin mahal sekalian menghemat ceritanya…
Buat para mommy, kemampuan dan minat beda-beda. Apalagi sekarang udah banyak di share di internet atau FB kerajinan tangan atau craft yang unik dan cantik. So, kita bisa save dan mulai dilakukan di rumah.  
 
-          Mendengar Musik dan Memainkan Alat Musik
Rata-rata Mama yang full timer sebagai IRT pasti suka mendengarkan musik . Apalagi kalau lagi boring alias bosen, musik biasanya menambah mood.

Biasanya kala di waktu senggang, saya suka bermain musik serta menciptakan lagu. Hal ini menambah semangat dalam mengerjakan berbagai tugas rumah.

 -        Menulis
Sebagai Ibu yang hobby curhat di diary maka menulis adalah salah satu kegiatan yang sangat membahagiakan yang dapat dilakukan di rumah. Nah, kalau mau di publish di dunia maya langsung deh di ketak-ketik di blog, note FB dan wadah lainnya.
My blog :


 -       Membaca
Kalau ditanya jenis buku apa yang paling suka dibaca, maka saya akan menjawab adalah semua jenis buku. Di rumah, saya dan suami membuat sebuah perpustakaan mini untuk menampung ratusan buku dan tabloid Nova yang kami miliki. Berharap nantinya akan memiliki ruangan perpustakaan sendiri.
Salah satu bacaan yang menyenangkan hati adalah Tabloid Nova yang sudah tidak diragukan lagi eksistensinya di semua kalangan khususnya di kalangan emak-emak. Apalagi sudah 28 tahun (Novaversary) melanglang buana, terlebih hadirnya media elektronik yang semakin mendukung mobilitas para emak. Thanks Nova, semoga sukses dan jaya selalu sampai ke cucu-cucu saya nanti. Doa saya selalu yang terbaik untuk Nova beserta seluruh Crew dan semua Redaktur serta Tim diberi kesehatan dan semakin sejahtera...


 3.      Rumah sebagai sumber energi, semangat dan motivator bagi keluarga.

Tanpa disadari di luar rumah baik di kantor atau sekolah, orang-orang yang kita sayangi pasti pernah mengalami masalah. Oleh karena itu, disinilah saatnya seorang istri/ibu menjadi motivator dan  pemberi semangat bagi keluarganya.
Hal ini menjadi salah satu bonding atau mempererat hubungan dalam keluarga. Setiap anggota keluarga dapat memberikan kalimat positif dan pujian dari setiap apa yang dirasakan masing-masing anggota keluarga.
Ketika anggota keluarga merasa termotivasi dan memiliki semangat di dalam rumah, maka kerinduan untuk kembali ke rumah pun sangat besar. Sang suami akan lebih memilih menghabiskan waktu di rumah, bermain bersama anak, minum dan makan di rumah dibandingkan berkumpul di luar rumah bersama teman-temannya.
Selanjutnya, ketika di dalam rumah terpancar kebahagiaan melalui semangat dan motivasi maka energi tersebut akan terbawa ke luar rumah. Dan tak jarang, anggota keluarga kita akan mencetak prestasi baik di kantor, di sekolah dan lingkungan lainnya.
So, mom jangan lupa untuk terus berkata positif, mengajak anggota keluarga untuk menjadi penyemangat bagi setiap anggota keluarga lainnya.

 4.      Rumah sebagai tempat refleksi dan koreksi terbaik di dunia.
Setiap pagi habis bangun tidur, salah satu kegiatan yang paling menyenangkan adalah bercermin. Kalau mau ke luar rumah, kegiatan bercermin juga tidak terlupakan. Tujuan bercermin adalah untuk mengkoreksi apabila ada hal yang aneh atau tidak sesuai dengan lazimnya.
Mom, salah satu fungsi rumah adalah sebagai tempat untuk refleksi dan mengoreksi segala kesalahan atau hal yang tidak sesuai. Sungguh sangat bahagia, ketika setiap anggota keluarga belajar untuk mengakui sebuah kesalahan yang dibuat karena di dalam anggota keluarga tidak ada penghakiman yang cukup berat. Di dalam keluarga akan tercipta perasaan saling mengasihi dan saling melengkapi.
        Demikian curhatan dari Mama Kinata, di mana konsep house dan home bersatu padu untuk menciptakan keluarga yang bahagia di rumah. Sebahagia-bahagianya berada di rumah orang maka lebih bahagia di rumah sendiri…betul???


Salam hangat,

Kinata’s Mom

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Dear All,

Terima kasih sudah meninggalkan jejak positif di kolom komentar. Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup. ^_^